Jenis cerita apa saja yang termasuk dalam Genre Fiksi??

Published by Wacaku on

Hai… Wacabe di funread sebelumnya Wacamin sudah membahas tentang berbagai macam Genre. Nah sekarang Wacamin akan membahas salah satu Genre Fiksi dengan berbagai macam Jenisnya kira-kira ada apa saja yaa !!

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan karya fiksi dan non-fiksi? Fiksi dapat didefinisikan dengan sebuah prosa naratif yang bersifat karangan dan imajinasi non-ilmiah yang dibuat oleh penulis dan tidak berdasarkan kenyataan. Jadi, karya fiksi tidak terjadi di dunia nyata dan berdasarkan imajinasi pengarang nya.

Secara bahasa, kata “fiksi” berasal dari bahasa inggris yaitu “fiction” yang berarti khayalan atau rekaan. Meskipun fiksi berasal dari imajinasi pengarangnya, tetapi fiksi tetap masuk akan serta banyak mengandung kebenaran yang dibumbui dengan drama hubungan antar manusia.

Genre merupakan model yang menjadi dasar cerita sebuah buku. Genre juga mencerminkan tren dalam masyarakat dan berevolusi ketika penulis bereksperimen tanpa batasan-batasan. Hingga pada akhirnya pembacalah yang akhirnya memutuskan apakah eksperimennya berhasil dengan membeli buku-buku tersebut.

Bagian terpenting dari genre fiksi adalah memenuhi kebutuhan manusiawi berdasarkan suatu cerita. Kita kadang-kadang membutuhkan cerita yang bisa menginspirasi kita tentang kenyataan hidup.

Kira-kira apa saja ya genre-genre fiksi populer itu, yuk cari tahu!

1. Romance

Ini salah satu genre yang paling populer dan banyak diminati orang. Kisah yang disajikan berdasarkan hubungan romantis antara dua orang. Genre ini dicirikan oleh ketegangan sensual, hasrat, dan idealisme. Biasanya penulis mendramatisir dengan memisahkan kedua anak manusia namun dipersatukan dalam akhir cerita. Ada banyak sub-genre, termasuk paranormal, historis, kontemporer, fantasi, dan gothic.

2. Action Adventure

Cerita yang menempatkan protagonis dalam bahaya, yang ditandai dengan ketegangan yang mendebarkan dan keberanian, termasuk dalam genre ini. Ketegangan meningkat di setiap paragraf. Namun selalu ada klimaks yang menawarkan kelegaan pada pembaca.

3. Science Fiction

Suzanne Collins  The Hunger Games 1

Genre ini menggabungkan cerita yang ada di masa depan, masa lalu, atau dimensi lainnya. Cerita ini menampilkan ide-ide ilmiah dan konsep teknologi canggih. Penulis harus siap untuk menghabiskan waktu membangun dunia baru dalam novel fiksinya. Berimajinasi tinggi diperlukan dalam pembuatan genre ini. Dan ada banyak sub-genre fiksi ilmiah.

4. Fantasy

Genre ini menampilkan kisah-kisah yang berurusan dengan kerajaan-kerajaan, dan sangat bertentangan dengan sci-fi, yang berkaitan dengan alam semesta. Penulis harus menghabiskan banyak waktu untuk membangun konsep mitos dunia.

Mitos, konsep berbasis keajaiban dunia lain menjadi ciri buku-buku ini. Mereka sering mengambil isyarat dari sejarah seperti Abad Kegelapan. Ada banyak juga sub-genre di sini.

5. Speculative Fiction

Kisah-kisah di genre ini dibuat dengan konsep seperti dunia nyata namun dengan cara-cara tertentu. Genre ini biasanya tumpang tindih dari genre fiksi ilmiah, fiksi fantasi, fiksi horor, fiksi supernatural, fiksi superhero, fiksi utopis dan dystopian, fiksi apokaliptik dan pasca-apokaliptik, dan sejarah alternatif.

6. Suspense/Thriller

Karakter yang mengalami marabahaya sangat mendominasi kisah-kisah digenre ini. Genre yang melibatkan pengejaran dan pelarian. Ada satu atau lebih karakter ‘gelap’ yang harus dihindari oleh protagonis, melakukan aksi bertarung dalam cerita.

Ancaman terhadap protagonis dapat berupa fisik atau psikologis, atau keduanya. Genre ini merupakan bagian integral dari plot. Techno Thriller adalah sub-genrenya.

7. Young Adult

Buku Buku Young Adult (YA) ditulis, diterbitkan, dan dipasarkan untuk remaja dan dewasa muda. The Young Adult Library Services Association (YALSA) mendefinisikan orang dewasa muda sebagai seseorang yang berusia antara 12 sampai 18 tahun, tetapi orang dewasa juga membaca buku-buku ini.

Cerita ini umumnya datang dari suatu zaman, dan sering masuk ke genre fantasi dan fiksi ilmiah. Novel-novel YA menampilkan beragam protagonis yang menghadapi perubahan dan tantangan. Genre ini menjadi lebih populer dengan kesuksesan novel seperti The Hunger Games, The Fault in Our Stars, dan Twilight.

8. New Adult

Buku-buku New Adult (NA) menampilkan karakter mahasiswa namun bukan usia sekolah. Genre ini adalah kategori usia di atas genre YA. Dalam genre ini menampilkan eksplorasi berupa ketidakpastian dan tantangan hidup untuk meninggalkan rumah dan hidup mandiri untuk pertama kalinya. Banyak buku NA berfokus pada seks, menggabungkan romansa dan erotika.

9. Horror/Paranormal/Ghost

Menyajikan kisah menakutkan yang melibatkan pengejaran dan pelarian. Sang protagonis harus mengalahkan makhluk gaib atau iblis. Occult adalah sub-genre yang selalu menggunakan antagonis berupa makhluk halus.

10. Mystery/Crime

Genre ini juga dikenal sebagai ‘whodunits‘. Masalah sentral merupakan teka-teki yang harus dipecahkan, identitas terungkap, kejahatan diselesaikan. Novel ini ditandai dengan petunjuk yang mengarah pada meningkatnya ketegangan ketika jawaban atas misteri itu mendekat. Ada banyak sub-genre dalam kategori ini.

11. Police Procedurals

Merupakan misteri yang melibatkan seorang polisi atau detektif yang memecahkan kejahatan. Penekanannya sangat bergantung pada aspek teknologi atau forensik dalam pekerjaan kepolisian, memilah dan mengumpulkan bukti, serta aspek hukum kriminologi.

12. Historical

Cerita-cerita fiksi ini terjadi dengan latar belakang sejarah faktual. Tokoh sejarah penting digambarkan sebagai karakter fiksi. Historical Romance adalah sub-genre yang melibatkan hubungan cinta yang saling bertentangan dalam latar belakang faktual.

13. Westerns

Buku-buku ini secara khusus diatur di Amerika Barat tempo dulu. Plotlines meliputi survivalromance, dan petualangan dengan karakter pada jaman itu, misalnya, cowboys, frontiersmen, Indians, mountain men, dan miners. 

14. Family Saga

Genre ini mengisahkan tentang kisah yang sedang berlangsung dari dua generasi atau lebih keluarga. Plotnya berputar di sekitar hal-hal seperti bisnis, akuisisi, properti, petualangan, dan family curses. Secara alami, genre ini mengutamakan historis, sering membawa resolusi dalam pengaturan kontemporer.

15. Women’s Fiction

Alur cerita ini dicirikan oleh tokoh sentral perempuan yang menghadapi tantangan, kesulitan, dan krisis yang memiliki hubungan langsung dengan gender. Yang didalamnya termasuk konflik wanita dengan pria, meskipun gak tertuju pada itu saja. Dan dapat mencakup konflik dengan hal-hal seperti ekonomi, keluarga, masyarakat, seni, politik, dan agama.

16. Magic Realism

Magical Events merupakan bagian dari kehidupan pada umumnya dalam genre ini. Genre ini memiliki kisah alami dalam cerita. One Hundred Years of Solitude adalah kisah klasik dalam genre ini.

17. Literary Fiction

Genre ini berfokus pada kondisi manusia dan lebih mementingkan kehidupan batin karakternya dan tema daripada plot. Sayangnya, sekarang ini fiksi sastra sulit untuk dijual dan terus menurun popularitasnya.

Nah gimana Wacabe pengetahuan kamu tentang genre dalam fiksi pastinya sudah bertambahkan? Kira-kira kamu suka menulis genre fiksi apa nih ??

https://www.idntimes.com/life/education/amelia-solekha/mengenal-17-genre-paling-populer-dalam-fiksi-c1c2/13

Categories:

Avatar

Wacaku

Wacaku Official Account

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat Semua Komentar

Contact Us

error: Eitsss Tidak Boleh!!!