Genius
4.3
0
34

Panggil saja dia Bingang. Ia adalah siswi kebanggaan SMA Puspita sari, karna dia dikenal sebagai anak yang genius dan mudah bergaul. Namun, ada beberapa hal yang tidak diketahui orang lain mengenai Bintang. Yik!! Simak ceritanya bersama - sama!!

No comments found.
  • part 4

     Bintang merasa kesal berlama – lama di asrama, dia memutuskan untuk pulang tanpa memberitahu orang tuanya. Bintang tidak lansung pulang ke rumah, dia pergi ke suatu dermaga yang berada di dekat rumahnya.

Sesampainya di Dermaga, Bintang memunguti batu – batu kecil dan meleparkannya ke arah sungai sembari berteriak.

“ARGH…..” Teriak Bintang. 

“Hidup gw kok gini ya. Kok bisa gw suka sama jodoh orang, terus nahan ngak ngasih tau orang tua tentang penyakit gw itu ternyata berat banget. Gw pengen banget ngasih tau mereka, tapi gw juga ngak mau nerima resikonya kalau mereka udah tau tentang penyakit gw.” Ucap Bintang kepada dirinya sendiri.

Setelah berkata seperti itu Bintang pun memejamkan matanya, sembari bertanya kepada dirinya sendiri.

“Gw harus gimana selanjutnya? Haruskah gw memberi tau ini semua ke orang tua gw atau tidak?” Tanya Bintang ke dirinya sendiri.

Tiba – tiba ada suara laki – laki yg berasal dari arah belakang punggung Bintang.

“Kasih tau aja.” Kata laki – laki tersebut.

Bintangpun menoleh ke arah laki – laki tersebut dan ternyata laki – laki itu adalah Galaksi, teman kecilnya Bintang.  Bintang dan Galaksi selama ini berpisah karna ayah Galaksi yang dipindah tugaskan ke daerah lain yang membuat Galaksi dan keluarga harus pindah juga.

“Lo Galaksi kan? Temen kecil gw?” Tanya Bintang.

“Iya, gue Galaksi. Lo Bintang?” Tanya balik Galaksi ke Bintang.

“Iya, ini gw Bintang? Sumpah wajah lo yang dulu sama yang sekarang ngak ada yang beda cug, sama – sama ganteng.” Ucap Bintang.

“Dih, gue kangen sama lo Bin.” Ucap Galaksi.

“Sama..gw juga kangen sama lo. Peluk dulu sini..” ucap Bintang.

“Ngak mau, kita kan ngak muhrim” seru Galaksi sembari menyilangkan tangannya.

“Eh iyaya..lupa gw hehe. Efek galau sih ini.” Ucap Bintang dengan cengengesannya.

“Galau kenapa lo? Gara – gara cowo? Cih.. bullshit sekali kau mbak.” Ucap Galaksi dengan menyentil dahi Bintang.

“Lo mah gitu ishh. Ngak berubah – berubah, selalu main dahi.”  Ucap Bintang, ngeluh.

“Bodok.” Ucap Galaksi.

Mereka berdua pun berbincang – bincang bersama, dilain tempat orang tua Bintang sedang mencari keberadaan Bintang yang tiba – tiba menghilang.

 

 

 

Contact Us

error: Eitsss Tidak Boleh!!!