RAGA
8
1
62

Ungkapan isi hati seorang insan tentang si pengendali kedua dalam diri.

RAGA

(Karya: Sinta Tunjung Puspita)

 

Pengendali marah//

Pengendali sedih//

Pengendali takut//

Membuat isi kepala semakin kusut.///

 

Raga kedua sang pemberontak//

Emosinya yang selalu meledak//

Teriakan yang begitu mencekik//

Si penghancur susunan yang telah rapih///

 

Bumi yang begitu ramai//

Semesta yang tak ingin berdamai//

Hidup dengan transparan//

Tak terlihat dan menyakitkan///

 

Banyaknya panah yang tertancap//

Membuat luka secara bertahap//

Sang biru yang terkadang tiba//

Menemani, kala diri sedang terluka///

 

Raga kedua pun kembali//

Emosi yang tak dapat tertahan dalam diri//

Tak ingin terlihat lemah oleh banyak insan//

Tak ingin terlihat rapuh sebab keadaan///

 

Batinnya terluka//

Rasa sesak direlung dada//

Tangisan yang tak dapat tertahan//

Oleh raga yang tak sanggup menahan///

 

Hembusan angin yang menerpa//

Membuat rongga dada bernapas lega//

Titik air dari rintihan sang langit///

Dengan suara bising dari hati yang tersayat///

 

 

Contact Us

error: Eitsss Tidak Boleh!!!