Renjana Rasa
6.63
2
49

Sebuah bisikan lembut seorang hamba pada Tuhannya yang sedang memohon sebuah perubahan takdir dan rasa dalam hati yang sudah beku.

No comments found.

Menelisik kidung agung

ujaran asmara dan sejenisnya
aksara Salomon dan semacamnya
tapi hanya Tuhan yang bertahta
 
Biar saja takdir melambat
kukecup sajadahku hangat
seperti senja yang masuk kedalam malam
dan perihal cinta yang melebur kelam
 
Kau langit boleh tertawa
menyeretku sekehendakNya
bukankah diri hanya hamba
berlindung dari hitam dunia
 
Aku merindu,
pada senyap malam yang menyentuhku
pada lapar yang mengenyangkanku
padaMu menyeluruh,,,
 
Aku merindu,
pada pinta balita pada sang ayah
pada tangan yang menengadah
penjarakan renjana pada selainMu
 
ditulis 11 Maret 2021

Contact Us

error: Eitsss Tidak Boleh!!!